Senin, 21 Juli 2025

Kronologi - Gina 1972-1985... MAYAN WORTH IT SIH!!!

Kronologi - Gina 1972-1985 -- Gerdi WK
Kronologi - Gina 1972-1985 -- Gerdi WK
Kronologi - Gina 1972-1985 -- Gerdi WK
Kronologi - Gina 1972-1985 -- Gerdi WK
Kronologi - Gina 1972-1985 -- Gerdi WK

Gina: Kronologi 1972–1985 adalah sebuah buku komik edisi khusus karya komikus legendaris Indonesia, Gerdi WK, yang diterbitkan sebagai upaya pendokumentasian sejarah salah satu pahlawan super wanita (superheroine) paling populer di Indonesia. Dalam buku ini berisi tentang sejarah Gina mulai dari 1972 sampai 1985 termasuk juga terbitan lebih baru (2004) dengan tokoh utama Dina yang mewarisi kekuatan Gina dan terbitan terbaru yang kembali menggunakan tokoh Gina (2011). Buku ini juga merangkum cuplikan cerita Gina dari terbitan awal sampai terbitan terbaru. Selain itu, buku ini berisi cover dari seri pertama sampai seri terakhir dan juga berisi fan made artwork.

Yang cukup saya sayangkan adalah mungkin atas dasar untuk menambah jumlah halaman (karena halaman yang tersedia terbatas) makanya kumpulan cover Gina dan fan made artwork dicetak 2x dalam hitam/putih dan berwarna. Tetapi apapun itu penerbitan buku ini wajib diapresiasi karena bisa digunakan sebagai acuan kolektor untuk mengoleksi komik Gina. Anyway Thx GOD karena saya berhasil mendapatkan edisi ini...

Sabtu, 19 Juli 2025

Komik Iblis Mengamuk di Mataram... Karya spesial dari Yanes!!!

Komik Iblis Mengamuk di Mataram

Komik Iblis Mengamuk di Mataram (terbitan tahun 2010) ini menurut saya spesial karena dikerjakan oleh pak Yohanes (biasa menggunakan nama pena Yanes di cersil Kho Ping Hoo) berhubung Beliau jarang membuat karya komik jadi bisa dibilang ini adalah kesempatan langka untuk bisa membaca komik Beliau. Komik ini diadaptasi dari judul sama karya Kho Ping Hoo (alm). Goresan pak Yanes tetap indah seperti goresan Beliau di masa-masa jayanya.

Mengikuti adaptasi cersilnya, komik ini mengisahkan tentang Rondo Kuning seorang janda yang menikahi seorang Penewu bernama Galigajaya tetapi sang janda tidak setuju ketika suami barunya ingin menikahi putri sulung dari pernikahan dia sebelumnya. Akhirnya terjadi tragedi dimana putranya dengan Galigajaya tidak sengaja terbunuh oleh Galigajaya dan dia pun habis dipukuli oleh Galigajaya. Di tempat lain, seorang pemuda tampan Adiguna telah selesai menimba ilmu kanuragan dari gurunya dan ditugaskan gurunya untuk pulang kampung. Di kampung tempat lahirnya tersebut, Adiguna berseteru dengan Galigajaya yang semena-mena dan berusaha menyelamatkan putri sulung Rondo Kuning dari cengkaraman Galigajaya. Di tempat lain, tiba-tiba muncul teror yang dilakukan oleh seseorang wanita yang dipanggil dengan sebutan iblis...

Sabtu, 21 Juni 2025

Komik Film Noir... KISAH TRAGIS YANG MEMBEKAS...

Komik Film Noir - Iksaka Banu dan Pipin Tobing
Komik Film Noir - Iksaka Banu dan Pipin Tobing
Komik Film Noir - Iksaka Banu dan Pipin Tobing
Komik Film Noir - Iksaka Banu dan Pipin Tobing

Sastra grafis atau komik Film Noir (2025) merupakan adaptasi dari cerpen karya Iksaka Banu yang mengusung tema ambisi, kesepian, dan sisi gelap dunia perfilman diterbitkan oleh penerbit Sebermula. Cerita berfokus pada seorang sutradara tua yang sudah melewati masa jaya, namun kembali menemukan gairah untuk berkarya. Gairah tersebut muncul kembali ketika ia bertemu dengan seorang aktris muda berbakat yang didambakannya untuk memerankan karakter dalam proyek film terbarunya. Alur cerita mengeksplorasi hubungan kompleks antara sutradara tersebut dengan sang aktris, di mana batasan antara kehidupan nyata dan skenario film yang mereka garap mulai mengabur. Sesuai dengan genre noir, cerita ini menampilkan elemen-elemen seperti kepalsuan cinta, pengkhianatan, dan ambisi yang pelan-pelan menggerogoti karakter-karakternya di balik gemerlap layar kamera. Secara visual, komik ini menggunakan gaya monokromatik hitam-putih yang solid untuk memperkuat kesan misteri dan estetika film noir. Cerita ini awalnya dimuat dalam kumpulan cerpen Iksaka Banu berjudul Ratu Sekop sebelum akhirnya diadaptasi menjadi novel grafis oleh komikus Pipin Tobing.

Saya pribadi sangat menyukai cerita dan goresan dari komik ini. Meski ceritanya sederhana namun komik ini berhasil mengeksplorasi sisi emosional sang tokoh utama sehingga sebagai pembaca, saya juga ikut merasakan emosi sang tokoh utama. Selain itu goresan dan warnanya juga bernuansa noir seperti film kriminal era 1950an. Saya merasa beruntung bisa memiliki dan membaca komik ini karena memang layak disebut disebut sebagai sastra grafis...

Selasa, 27 Mei 2025

Komik Balqis - Ice Blood... SEMAKIN SERU DAN MENEGANGKAN!

Komik Balqis - Ice Blood karya Akhmad D'Arifin dan Andree Hardyaman
Komik Balqis - Ice Blood karya Akhmad D'Arifin dan Andree Hardyaman
Komik Balqis - Ice Blood karya Akhmad D'Arifin dan Andree Hardyaman
Komik Balqis - Ice Blood karya Akhmad D'Arifin dan Andree Hardyaman

Sore ini baru sampai paket komik dari mas Akhmad D'Arifin dan mas Andree Hardyaman. Langsung ku buka dan ku baca komik Balqis berjudul Ice Blood. Seperti biasa saya senang sekali dengan peningkatan kualitas cerita dan kualitas gambar (berikut kualitas pewarnaan). Pokoknya top markotop dah.

Di cerita kali ini Balqis (sang karakter pendukung dari komik Cakram) menghadapi seorang tukang sulap bernama Aswaru. Jika Joko Kanibal (antagonis di seri sebelumnya) hanya mengandalkan kemampuan fisik namun Aswaru mengandalkan kepintarannya untuk melawan Balqis. Aswaru sendiri adalah pengedar narkoba yang diberi nama ICE BLOOD. Narkoba ini selain memberikan efek kecanduan yang kuat namun juga membuat seluruh tubuh pemakainya mati rasa sehingga tidak akan merasa kesakitan meskipun terluka sekalipun. Saya suka dengan trik kartu dari Aswaru dan juga kepintarannya dalam menghadapi Balqis. Balqis sendiri harus kewalahan melawan pasukan Aswaru yang seperti zombie (karena menggunakan Ice Blood). Berhasilkah Balqis mengalahkan Aswaru dan pasukannya?

Minggu, 13 April 2025

Majalah BOBO Edisi Ultah ke-52.... BONUSNYA KWARTET CUY!

Majalah Bobo Edisi Ultah ke-52
Majalah Bobo Edisi Ultah ke-52
Majalah Bobo Edisi Ultah ke-52
Majalah Bobo Edisi Ultah ke-52
Majalah Bobo Edisi Ultah ke-52
Majalah Bobo Edisi Ultah ke-52

Majalah Bobo Edisi Ultah ke-52 akhirnya terbit juga. Di edisi kali memuat tentang proses penerbitan majalah Bobo yang dimulai dari Rapat Redaksi sampai ke Distribusi. Yang unik dan lucu dari edisi kali ini adalah ilustrasi karakter majalah Bobo yang ditemani kakak-kakak di Majalah Bobo (yang juga dijadikan kuis untuk menebak ada berapa jumlah karakter yang menemani dan juga nama-nama karakter tsb). Yang paling spesial adalah kartu kwartet Bobo. Sayangnya terlihat kurang seragam khususnya untuk lembar terakhir (lihat foto terakhir) berhubung gaya ilustrasi kartun namun di lembar terakhir gaya ilustrasi yang digunakan 3D. Bisa jadi karena keterbatasan waktu namun apapun alasannya terasa ngeganjel sekali melihat kurang seragam begitu....

Senin, 24 Februari 2025

Cergam Warga Hutan akhirnya komplit juga... VERY WORTH IT!!!

Cergam Warga Hutan karya Tony Wolf
Cergam Warga Hutan karya Tony Wolf
Cergam Warga Hutan karya Tony Wolf
Cergam Warga Hutan karya Tony Wolf
Cergam Warga Hutan karya Tony Wolf
Cergam Warga Hutan karya Tony Wolf
Cergam Warga Hutan karya Tony Wolf

"Cergam Warga Hutan" karya Tony Wolf (Antonio Lupatelli) adalah serangkaian buku cerita anak-anak bergambar yang menonjolkan ilustrasi penuh warna dan detail. Konten ceritanya secara umum berfokus pada petualangan dan kehidupan sehari-hari komunitas hewan yang hidup di sebuah hutan yang damai dan ajaib. Tokoh utama dalam cerita ini adalah berbagai jenis hewan hutan—seperti beruang, kelinci, tupai, rubah, landak, dan peri hutan—yang digambarkan mengenakan pakaian, tinggal di rumah pohon, dan menjalankan aktivitas layaknya manusia. Setiap karakter memiliki kepribadian yang berbeda, menciptakan dinamika komunitas yang menarik. Cerita-cerita tersebut sering memasukkan elemen fantasi klasik. Warga hutan bisa saja bertemu dengan makhluk ajaib seperti raksasa, kurcaci, atau menjelajahi negeri peri. Latar hutan disajikan sebagai tempat yang luas dan penuh misteri yang menjadi panggung petualangan mereka. Meskipun bersifat hiburan, cerita-cerita ini dirancang untuk mendidik pembaca muda. Tema umum yang diangkat meliputi: pentingnya persahabatan dan kerjasama, keberanian dalam menghadapi tantangan, penyelesaian masalah secara damai, menghargai alam dan lingkungan sekitar. Kekuatan utama buku ini terletak pada gaya visual Tony Wolf yang khas. Ilustrasi mendominasi halaman, seringkali tanpa bingkai, dan detailnya sangat kaya. Hal ini membuat anak-anak betah berlama-lama mengamati setiap halaman dan memahami alur cerita secara visual. Secara keseluruhan, "Cergam Warga Hutan" adalah bacaan klasik yang menghibur dan sarat nilai positif, menjadikannya favorit di kalangan pembaca anak-anak di era 80-an dan tetap menjadi koleksi berharga hingga kini.

Sebagai catatam, cergam ini pertama kali diterbitkan dalam versi HC (hard cover) oleh Tira Pustaka pada tahun 1985 (lihat foto) lalu diterbitkan ulang dalam versi SC (soft cover) oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2006. Thx GOD akhirnya bisa mendapatkan versi komplitnya...

Selasa, 24 Desember 2024

Komik Jerat Bebas... Membuatku Merenung...

Komik Jerat Bebas karya Edwin Te dan Akhmad D'Arifin
Komik Jerat Bebas karya Edwin Te dan Akhmad D'Arifin
Komik Jerat Bebas karya Edwin Te dan Akhmad D'Arifin
Komik Jerat Bebas karya Edwin Te dan Akhmad D'Arifin
Komik Jerat Bebas karya Edwin Te dan Akhmad D'Arifin
Komik Jerat Bebas karya Edwin Te dan Akhmad D'Arifin

Akhirnya baru sempat baca komik lokal berjudul Jerat Bebas karya bro Edwin Te (gambar) dan mas Akhmad D'Arifin (cerita).

Ceritanya menurut saya sangat unik dan menarik. Ruslan, seorang ahli virologi yang talentanya ditelantarkan oleh pejabat korup demi keuntungan para pejabat korup. Lalu dia membuat virus yang menargetkan para pejabat korup tsb dan menyebarkan lewat udara di pertemuan para pejabat korup tsb. Dia tau bahwa kota Paskal dilindungi oleh jagoan super bernama Suprimus makanya dia merekrut Red Line dan Tonggeng untuk menahan Suprimus selama 15 menit untuk memberi waktu virusnya menyebar. Suprimus akhirnya berhasil menyelamatkan para pejabat korup ini dengan mengorbankan dirinya (menghirup semua virus ke dalam paru-parunya) dan masuk rumah sakit selama setahun lebih. Ruslan akhirnya dijatuhi hukaman mati. Di tempat lain, Tonggeng merasa belum menyelesaikan tugasnya (membunuh para pejabat korup) dan mengajak Red Line bekerja sama membunuh ke-15 pejabat korup tsb tanpa kesulitan apapun karena Suprimus masih menyembuhkan diri di rumah sakit. Kematian ke-15 pejabat korup tsb membuat terjadi pergantian besar-besaran di pemerintah kota Paskal. Anggaran dana yang biasanya dikorupsi oleh pejabat lama yang korup sekarang digunakan dengan sebaik-baiknya oleh pejabat baru demi kepentingan masyarakat banyak. Hal tersebut membuat kota Paskal bertambah maju dan mendapatkan banyak penghargaan. Namun Suprimus tidak tinggal diam akan kasus pembunuhan pejabat korup tsb dan bersikeras untuk menangkap dan menghukum pelaku pembunuhan (Tonggeng dan Red Line)...

Membaca komik ini membuat saya merenung... Membunuh itu salah namun jika membunuh orang tsb (koruptor) bisa menjadikan kota lebih baik dan sejahtera apakah salah? Suprimus yang terlalu saklek dengan konsep kejahatan yaitu pembunuh harus ditangkap namun koruptor kok dibiarkan? Bisa jadi Suprimus tupoksi (tugas pokok dan fungsi) tidak di bagian pemberantasan korupsi (jadi dia tidak peduli). Selain itu menurutku dampak dari korupsi itu jauh lebih besar ketimbang pembunuhan. Membaca komik ini malah membuatku berpikir bahwa pahlawan sebenarnya adalah para villain (Ruslan, Tonggeng dan Red Line) karena mereka mampu menjadikan kota lebih baik dan sejahtera. Baru kali ini saya jadi kurang respek dengan protagonisnya (Suprimus) karena terlalu naif akan konsep benar dan salah. Cerita komik ini membuatku merasa bahwa komik ini adalah cerminan dari negara kita (yang sedang tidak baik-baik saja). Akhir kata, very recommended nih komik meski tidak ada plot twist namun alur cerita yang sederhana dan to the point kadang-kadang menurutku worth it juga untuk dibaca...