Tampilkan postingan dengan label Novel Terjemahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel Terjemahan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Juni 2022

Novel ABARAT mengingatkanku pada tutupnya TB KHARISMA...

Abarat (1-3) - Clive Barker

Saya tidak ingat tepatnya namun mungkin sekitar tahun 2010an.Waktu itu saya jalan-jalan ke Mall Ciputra Seraya di kotaku, Pekanbaru. Nah biasanya saya kalau ke mall, saya pasti mampir ke toko bukunya yaitu TB Kharisma. Pas waktu itu saya melihat ada event obral besar-besaran lalu tiba-tiba mata saya tertuju pada 2 buah seri novel Abarat di mana harga obralnya juga lumayan murah. Lalu saya belilah kedua buku tersebut. Selang beberapa Minggu kemudian saya baru tau bahwa TB Kharisma telah tutup digantikan oleh TB Gramedia.

Jumat, 11 Desember 2020

MOMO sebuah karya epik dari Michael Ende!

Momo

Sumber:

[Kompas] Minggu, 1 Mei 2005

Waktu di Tangan Momo

DETIK-detik waktu terus berlalu, tetapi pernahkah Anda tahu bagaimana wujudnya? Pernahkah Anda mengira-ngira apa yang akan terjadi jika waktu berhenti? Atau, menduga apa jadinya jika waktu akhirnya habis karena dicuri? Di buku ini, Anda akan diajak masuk mengikuti perjuangan seorang gadis kecil untuk menjaga berdetaknya waktu agar tidak direnggut para pencuri berwarna abu-abu. Sebuah cerita khayali bermuatan besar yang akan menggelitik isi budaya manusia modern.

Gadis pejuang kecil itu bernama Momo. Dia adalah gadis yang tiba-tiba ada dan tinggal di reruntuhan amfiteater pada sebuah kota. Tak ada yang tahu masa lalunya, dari mana asalnya, siapa orangtuanya, bahkan berapa usianya. Dia juga punya kelebihan yang jarang dimiliki manusia modern, yaitu kemampuan mendengar. Karena kemampuan ini, Momo sering menjadi solusi pemecahan masalah para penduduk kota. Di mata anak-anak kota, Momo sering menjadi solusi pemecahan masalah para penduduk kota. Di mata anak-anak kota, Momo dikenal sebagai pemberi inspirasi. Setiap hari, permainan terus berganti, tak hanya terpaku pada permainan yang itu-itu aja. Momo juga memiliki dua sahabat dekat yang sangat menyayanginya, Beppo Tukangsapujalanan dan Gigi Pemanduwisata. Sesuai nama mereka, profesi mereka berdua adalah tukang sapu jalanan dan pemandu wisata.

Petualangan Momo menyelamatkan waktu dimulai saat penduduk kota didatangi orang-orang kelabu berpakaian kelabu serta selalu menghisap cerutu berasap kelabu. Tuan-tuan kelabu ini menganjurkan orang-orang untuk menghemat waktu sebab waktu sangat berharga. Menurut mereka, manusia tak perlu membuang-buang waktu untuk mengobrol dengan orang lain, menjenguk orangtua, atau sekadar menikmati udara pagi. Manusia harus lebih efisien agar waktu bisa dihemat dan ditabung.

Bujukan ini sangat efektif. Orang kota berusaha keras menghemat waktu dan menghindari penggunaan waktu yang tak perlu. Lambat laun, mereka jadi semakin individualis, pemarah, mudah stres, dan tak peduli satu sama lain. Anak-anak makin jarang bermain kreatif (karena permainan kelompok digantikan oleh mainan-mainan elektronik individualis). Mereka tak sadar bahwa waktu yang mereka tabung sebenarnya dicuri para Tuan Kelabu untuk kepentingan mereka.

Momo dikejar-kejar oleh agen kelabu karena dianggap berbahaya. Momo dianggap terlalu banyak memiliki waktu luang untuk mendengar cerita dan bermain serta sulit dipengaruhi untuk menabung waktu. Satu persatu teman-teman Momo dikuasai Tuan Kelabu, termasuk Beppo dan Gigi. Di saat Momo sendirian, muncul seekor kura-kura bernama Kassiopeia. Bersamanya, Momo mengalami petualangan menegangkan untuk mengembalikan waktu-waktu yang tercuri, hanya dalam waktu satu jam. Bersama kura-kura ini pula Momo dipertemukan dengan Empu Hora, yang pada akhirnya menunjukkan wujud waktu pada Momo.

***

MOMO, ramuan cerita mujarab yang terdiri dari gabungan bahan-bahan fantasi berbau magis dan mahkluk-mahkluk gaib dengan bahan-bahan filosofis hasil penyaringan atas gejala-gejala sosial, merupakan bikinan seorang penulis Jerman, Michael Ende, yang terbit dalam bahasa Jerman di tahun 1973. Tahun berikutnya, 1974, ramuan cerita ini memperoleh penghargaan bergengsi sastra Jerman, Deutsche Jugendliteraturpreis, sebuah penghargaan khusus untuk cerita anak/remaja.

Si juru ramu, Michael Ende, memang dikenal sebagai penulis yang mumpuni dalam urusan menggabungkan dunia anak-anak dengan masalah sosial. Bukan hanya Momo, banyak karya-karya Beliau lainnya yang memperoleh penghargaan dan terlalu banyak untuk disebutkan satu persatu. Yang jelas semua penghargaan itu menunjukkan kekuatan menulis pengarang kelahiran Garmiseh-Partenkirchen, Jerman, 12 November 1929.

Michael Ende adalah putra Edgar Ende, pelukis surealis Jerman yang selalu ditekan Nazi karena karya-karyanya dianggap tidak pro-Nazi. Michael pernah jadi tentara Nazi, tapi kemudian melarikan diri dan bergabung dengan organisasi anti-Nazi.

Setelah perang usai, Michael mulai masuk ke dunia seni peran dan dia bergabung dengan akademi akting di Jerman. Tahun 1960, dia menulis novel pertamanya, Jim Button and Luke the Engine Driver, yang langsung mendapat penghargaan Hans Christian Andersen Award. Momo sendiri adalah karya ketiga Ende. Dari keseluruhan karyanya, The Neverending Story, sebuah novel yang ditulis tahun 1979 dianggap sebagai karya terbesarnya.

Selama hidup, Michael Ende menikah dua kali. Istri pertamanya, Ingeborg Hoffman, yang dinikahinya tahun 1964, meninggal karena kanker tahun 1985. Tahun 1989 dia menikahi Mariko Sato, perempuan Jepang yang sering menerjemahkan karya sastra ke bahasa Jepang. Michael Ende meninggal tahun 1993 karena penyakit kanker.

Semua karya Ende selalu memasukkan unsur surealis yang mungkin banyak dipengaruhi aktivitas seni ayahnya yang dicampur dengan sisi-sisi realitas sosial di kehidupan nyata. Tekanan yang dia dan keluarganya terima semasa pemerintahan Nazi benar-benar memengaruhi pandangan sosial politik Michael Ende di dalam karya-karyanya. Selain karena ceritanya yang menghibur, karya-karya Ende juga banyak dikenal karena muatan-muatan implisitnya yang sering memasukkan ide "berat", mulai dari tata negara, sosial politik, sampai ke psikologi.

***

Di dalam Momo, Ende mengkritik kecenderungan budaya modern yang sangat individualis. Kecenderungan mendapat keuntungan yang sebesar-besarnya membuat manusia menjadi robot pencipta uang yang berlalu lalang dengan cepat.

Seperti penduduk kota dalam cerita Momo, manusia modern cenderung berusaha seefisien mungkin menghemat waktu. Semuanya jadi cepat dan tergesa-gesa supaya waktu tidak terbuang sia-sia demi mengejar uang. Ketika tergesa-gesa mengejar waktu, manusia modern memiliki kecenderungan untuk menjadi emosional dan tak peduli dengan sekitarnya sehingga sekat antara satu individu dan yang lain pun semakin lama semakin tebal.

Efisiensi waktu memang merupakan sesuatu yang penting. Tetapi, perlu dicatat efisien itu bukan berarti harus cepat dan tergesa-gesa. Efisiensi bisa dilakukan jika manusia memperhitungkan segalanya dengan cermat di mana setiap langkah harus diselesaikan dengan baik dan jangan langsung mengerjakan semuanya secara bersamaan karena pasti akan banyak yang tercecer. Ada perkataan Beepo Tukangsapujalanan, teman Momo, yang bisa diteladani mengenai hal ini, "Kita jangan pikirkan seluruh jalanan sekaligus, kau mengerti? Pikirkan langkah berikut saja..." (hal 42).

Efisiensi juga bisa dilakukan dengan berjalan lambat, dalam arti, setiap langkah harus dilakukan secara mantap. Di dalam buku, salah satu cara ajaib yang dilakukan kura-kura Kassiopeia dalam mengatasi para Tuan Kelabu yang selalu tergesa-gesa adalah dengan berjalan pelan-pelan tetapi pasti. Ketergesa-gesaan hanya akan membuat manusia tidak bisa berpikir jernih, terutama ketika menghadapi sesuatu yang tidak sesuai rencana.

Yang jelas sempatkan diri untuk melihat ke kiri dan ke kanan, melihat indahnya warna-warni dunia. Ketika tergesa-gesa, manusia cenderung tak memerhatikan apa pun di sekitarnya. Hal inilah yang membuat tuan-tuan kelabu tidak bisa melihat negeri yang indah, penuh warna-warni indah, dan tak hanya sekedar kelabu membosankan seperti warna tubuh mereka.

Buku ini, seperti buku-buku Ende lainnya, tak sekedar dongeng pengantar tidur. Banyak hal tersembunyi di dalamnya. Mungkin inilah kelebihan novel ini. Sebuah isu sosial yang serius dikemas dalam dongeng kanak-kanak yang jenaka sehingga kita bisa membacanya tanpa perlu selalu mengerutkan kening.

 

E L I A S  W I D H I

Pencinta buku tinggal di Sleman,

Yogyakarta


Selasa, 03 Maret 2020

Novel Sherlock Holmes karya Arthur Conan Doyle... REALLY GREAT DETECTIVE STORY!

Saya tidak ingat kapan saya jadi penasaran dengan Sherlock Holmes tapi mungkin disebabkan oleh komik Detektif Conan (tapi saya benar-benar dah lupa). Saat saya ingin mengoleksinya di TB Gramedia di Medan (tahun 1995 kalau gk salah) tapi rupanya belum komplit terpaksa berburu jadinya. Setelah komplit mengoleksi kumpulan kasusnya (5 buku seri awalnya) akhirnya mulai mengoleksi cerita satuannya yaitu A Study in Scarlet, Big Four, Valley of Fear dan Hound of Baskerville. Anyway, ceritanya memang benar-benar bagus...

Selasa, 18 Februari 2020

Pilih Sendiri Petualanganmu... BERNOSTALGIA KEMBALI!

Pilih Sendiri Petualanganmu

Kalau ditanyakan ke diriku novel nostalgia apa yang paling didambakan untuk dikoleksi sekarang maka jawabannya adalah serial Pilih Sendiri Petualanganmu. Pertama kali mengenal serial ini waktu ayah membelikanku di toko buku di Banjarmasin (di tahun 1987). Penyampaian cerita di serial ini cukup unik yaitu tiap bab kita akan dihadapkan pada beberapa pilihan lalu sesuai pilihan tsb kita akan melompat ke halaman yang berisi pilihan tsb. Yang bikin ketagihan adalah saya sering mendapatkan GAME OVER dan harus mengulang lagi. Akhirnya setelah puluhan tahun berlalu saya bisa mendapatkannya dalam kondisi mulus di market place online. Lagi-lagi THE POWER OF LAW ATTRACTION!

Kamis, 10 Oktober 2019

Chronicles of Narnia... FULL OF AMAZING FANTASY STORY!

Chronicles of Narnia oleh CS Lewis
Chronicles of Narnia oleh CS Lewis
Chronicles of Narnia oleh CS Lewis

Saya mengoleksi serial Chronicles of Narnia jauh sesudah saya mengoleksi serial The Lord of The Rings. Awalnya saya tidak terlalu tertarik dengan serial ini berhubung covernya yang agak aneh menurutku. Kemudian filmnya keluar dan pas waktu itu ada uang berlebih makanya saya pun membeli serial ini tapi apesnya versi box setnya nongol tidak berapa lama kemudian. Akhirnya setelah sekian lama bisa mendapatkan versi box set kondisi mulus di market place di medsos. Thx GOD... 

Minggu, 07 Juli 2019

Seri Harry Potter... VERY RECOMMENDED BOOKS!

Harry Potter

Saya mengenal Harry Potter di tahun 2000 (waktu itu filmnya masih belum rilis) gara-gara saya melihat teman-temanku (khususnya yang cewek) menenteng buku seri pertama Batu Bertuah dan ketika ku tanya baguskah ceritanya mereka semuanya menjawab bagus sekali. Akhirnya saya pun ke TB Gramedia di Medan untuk membelinya dan pas saya baca memang benar-benar bagus ceritanya. Sejak saat itu saya selalu PO setiap rilis seri terbarunya. Penyesalan terbesarku adalah ketika box set versi HC yang dicetak di atas kertas HVS gk kuambil tapi ya sudahlah...

Senin, 15 April 2019

Hantu Cilik dan Penyihir Cilik oleh Otfried Preubler... GOOD BOOK FOR CHILDREN!

Hantu Cilik dan Penyihir Cilik oleh Otfried Preubler

Perkenalanku dengan judul ini ketika TB Gramedia di Pekanbaru mengadakan diskon besar-besaran untuk kedua judul ini dan akhirnya kubelilah namun anehnya sampai sekarang buku ini masih belum sempat saya karena ada buku lain yang menunggu untuk diselesaikan (Harry Potter, Narnia, dan lain-lain) Sepertinya saya mesti mencari waktu khusus atau menyempatkan waktu untuk membacanya...

Kamis, 07 Maret 2019

Mahabarata dan Ramayana oleh RK Narayan... A GREAT COMPACT STORY!

Mahabarata dan Ramayana oleh RK Narayan

Selama ini saya paling tidak sanggup kalau disuruh membaca epos dari India yang berjudul Mahabarata dan Ramayana. Hal ini dikarenakan jumlah halamannya cukup tebal. Beruntung akhirnya grup Mizan menerbitkan versi ringkas dari Mahabarata dan Ramayana oleh pengarang India bernama RK Narayan. Akhirnya saya memutuskan untuk membacanya dan hasilnya memang saya acungkan dua jempol untuk kedua epos dari India karena memang ceritanya cukup kompleks namun cukup manusiawi dan menggugah jiwa. Namun satu sih yang cukup mengganggu saya di cerita Mahabarata dan Ramayana adalah bahwa siapapun bisa mengutuk siapapun dan apesnya lagi kutukan ini benar-benar mujarab dalam artian tidak bisa ditangkal. Jadi terasa bahwa semua kejadian yang aneh dan mustahil itu dibenarkan gara-gara adanya sistem kutukan ini. Namun apapun menurutku kedua epos India ini merupakan salah satu karya terbaik dan masterpiece.

Kamis, 14 Februari 2019

Trilogi Wang Si Macan... VERY GOOD HISTORY STORY!

Trilogi Wang Si Macan oleh Pearl S. Buck

Saya mengenal trilogi Wang Si Macan ini dah lama sekali (di tahun 1992 kalau gk salah) waktu itu covernya masih bertema oriental. Lalu ketika belanja di gudang penerbit GPU di jalan Ronggo Warsito akhirnya ku sempatkan untuk membelinya. Tapi yaitu lagi-lagi buku ini sampai sekarang masih belum sempat saya baca karena menunggu antrian buku-buku lainnya. Buku menceritakan kisah dinasti Wang secara turun temurun berikut segala intriknya. Ngomong-ngomong saya lebih suka cover lamanya yang lebih oriental dibandingkan cover yang sekarang namun versi lama lebih kecil ukurannya dibandingkan versi baru yang lebih besar ukurannya. Thx GOD...

Jumat, 14 Desember 2018

Lord of The Rings... FANTASY WAR EPIC BATTLE!

Lord of The Rings
Lord of The Rings

Sebenarnya saya sudah penasaran dengan serial ini ketika saya mengoleksi Harry Potter di tahun 2000 karena waktu itu saya menemukan judul ini di web site SCHOLASTIC dan banyak juga ulasan-ulasan yang mengatakan bahwa ini adalah sebuah karya klasik yang luar biasa. Akhirnya di tahun 2003, buku ini rilis judul pertamanya yang berjudul Fellowship of The Ring. Saya pun tanpa basa basi langsung membacanya dan memang sungguh luar biasa penceritaannya sampai membuat saya seolah-olah masuk ke dunia yang digambarkan. Menurutku ini adalah salah satu serial fantasi yang kereeeeen abis. Lagi-lagi tak berapa lama setelah rilis buku satuannya lalu versi box setnya muncul. Untunglah akhirnya bisa koleksi lengkap di market place online. Thx GOD...

Minggu, 14 Oktober 2018

Detektif Ridley dan Daisy... GREAT PUZZLES STORY!

Detektif Ridley dan Daisy

Bagi Anda pencinta serial Klub Detektif karya Wolfgang Ecke atau Detektif Cilik karya M Masters maka buku ini bisa menjadi pengobat kerinduan Anda akan cerita detektif dengan tema yang sama. Anda akan diajak memecahkan kasus (kebanyakan dengan melihat gambar). Saya kebetulan beruntung mendapatkan buku ini di saat TB KHARISMA diskon besar-besaran karena mau tutup waktu itu. Tapi ya saya sedikit menyesal kenapa tidak saya borong saja waktu itu buku ini....

Jumat, 07 September 2018

Kisah Klan Otori... SERU BANGET!

Kisah Klan Otori

Pertama kali saya mengenal penerbit Matahati (yang sudah tutup) adalah melalui karya ini di tahun 2005. Waktu itu saya mendapatkan cetakan kertas koran dan mengetahui bahwa rupanya karena serial ini best seller sehingga dicetak kembali dengan kertas yang lebih bagus yaitu HVS. Berkisah tentang seorang jagoan dengan keterampilan yang hebat di masa Jepang kuno yang harus berhadapan dengan penguasa otoriter. Sayangnya meski seri pertama dicetak sampai cetakan ke-5 namun seri-seri berikutnya sepertinya kurang diminati sehingga menyebabkan penerbitnya harus gulung tikar di tahun 2012...

Rabu, 15 Agustus 2018

Chronicles of Ancient Darkness... BACK TO THE PAST!

Chronicles of Ancient Darkness

Setelah kisah Klan Otori, saya jadi lebih mengenal penerbit Matahati di mana judul seri pertamanya Wolf Brother itu saya lihat mendapatkan promo yang cukup besar namun entah kenapa serial ini kurang booming tapi bersyukur saya karena penerbit Matahati mampu menerbitkannya sampai tamat sebelum gulung tikar. Buku ini menceritakan petualangan manusia dengan serigala (mirip Jungle Book namun temanya lebih kompleks dan rumit). Btw, saya cukup salut dengan penerbit yang mayoritas menerbitkan sampai tamat hampir semua serial buku yang diterbitkannya...

Jumat, 08 Juni 2018

The Mysterious Benedict Society... GREAT DETECTIVE STORY!

Sebenarnya saya tidak pernah berniat untuk mengoleksi serial ini namun karena adanya tawaran diskon besar-besaran oleh penerbit Matahati kala itu (tahun 2012) yang rupanya akan menutup usahanya akhirnya saya pun memesannya sekalian dengan judul-judul serial lainnya dari penerbit yang sama. Tapi ya memang sangat disayangkan sekali ketika sang penerbit harus gulung tikar namun ku rasa hal ini dikarenakan penerbit kurang bisa membaca selera pasar atau jangan-jangan judul-judul utama udah dimonopoli oleh penerbit besar lainnya...

Selasa, 07 November 2017

Novel karya Eva Ibbotson... PESAN MORALNYA DAPAT!

Novel karya Eva Ibbotson

Awalnya saya tertarik mengoleksi karya mbah Eva Ibbotson adalah saat melihat judul Penyihir Mencari Istri yang didisplay di TB Gramedia Pekanbaru (tahun 2003 lalu) yang merupakan judul pertama yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama. Tidak ada ekspektasi dan harapan apa-apa saat membeli buku karena cuman penasaran dengan judulnya yang aneh itu. Saat mulai membaca buku-bukunya maka saya seolah-olah membaca buku fantasi namun dengan bumbu-bumbu pesan moral yang terkesan tidak menggurui. Inilah salah satu poin yang sangat saya suka dari buku ini dan mulai saat itu saya selalu berburu judul-judul selanjutnya. Sayang sekali serial ini berhenti di buku ke-7 mungkin karena kurangnya diminati namun bagi saya buku ini adalah salah satu buku bagus yang layak dibaca oleh semua orang untuk menjadikan mereka lebih baik...

Kamis, 17 Desember 2015

Stories to Remember... Journey to Classic Literature?

Stories to Remember
Jadi ingat masa tahun 2007, di samping saya memborong Kumpulan Dongeng saya juga memborong Stories to Remember. Stories to Remember itu adalah bacaan dalam bahasa Inggris yang diterbitkan oleh GPU tetapi ceritanya sudah dipersingkat supaya kita tidak bosan membaca buku aslinya yang tebal.

Ada 20 (dua puluh) judul yang ditawarkan yaitu:
* Oliver Twist -- Charles Dickens
* Round the World in Eighty Days -- Jules Verne
* Twenty Thousand Leagues Under the Sea -- Jules Verne
* The Count of Monte Cristo -- Alexandre Dumas
* Emma -- Jane Austen
* Great Expectations -- Charles Dickens
* The Adventures of Huckleberry Finn -- Mark Twain
* Journey To The Centre of Earth -- Jules Verne
* Tresure Island -- R. L. Stevenson
* Robinson Crusoe -- Daniel Defoe
* Silas Marner -- George Eliot
* Jane Eyre -- Charlotte Bronte
* Gulliver's Travel -- Jonathan Swift
* The Adventures of Tom Sawyer -- Charles Dickens
* Three Shakespeare Tragedies -- William Shakespeare
* Four Shakespeare Comedies -- William Shakespeare
* Kidnapped -- R. L. Stevenson
* A Tale of Two Cities -- Charles Dickens
* Pride and Prejudice -- Jane Austen
* Six tales from Shakespeare -- William Shakespeare

NOTE:
* Kondisi buku masih segel alias TING TING!
* Diterbitkan GPU tahun 2003