





Tessho Iwashiro adalah anak SMA yang temperamental, tak pandai dalam bermusik, nyanyi pun sumbang, apalagi soal pelajaran! Satu-satunya keahliannya hanyalah ketajaman irama. Saat dia merasa bahwa masa depannya suram, dia bertemu dengan dokter hewan bernama Kashu. Dia mengagumi dokter ini yang sudah menyelamatkan nyawa anjingnya, Inu tanpa pamrih.
Akhirnya Tessho mendapat lisensi menjadi dokter hewan. Dia bergabung dengan RED, rumah sakit hewan yang bertujuan menolong hewan tanpa mengejar keuntungan. Dia bekerja di divisi 2, Wild Life (divisi yang menangani satwa khusus). Di sana dia bekerja bersama suster cantik, Seno Mika di bawah pengawasan Tsukasa Ryoto yang memiliki ketajaman penglihatan. Ada bermacam-macam pasien yang harus ditangani oleh Tessho dkk dan ada banyak kejadian lucu dan menyentuh di dalamnya. Yang jelas Tessho rela mempertaruhkan nyawanya demi menolong nyawa pasiennya tidak peduli apakah pasiennya itu hewan atau manusia! Ikutilah drama dokter hewan ini di Wild Life…


TarÅ Hira, lebih dikenal dengan nama pena Edogawa Ranpo adalah seorang penulis dan kritikus Jepang yang memainkan peran utama dalam pengembangan fiksi misteri dan thriller Jepang. Banyak novelnya yang melibatkan pahlawan detektif Kogoro Akechi, yang di buku-buku selanjutnya adalah pemimpin sekelompok detektif cilik yang dikenal sebagai "Boys Detective Club".
Akechi adalah karakter detektif berulang pertama dalam fiksi Jepang dan jelas terinspirasi oleh Sherlock Holmes karya Doyle. Seperti Holmes, Akechi adalah detektif brilian namun eksentrik yang berkonsultasi dengan polisi terutama dalam kasus-kasus sulit. Dia adalah ahli penyamaran dan ahli judo yang kejeniusannya memungkinkan dia memecahkan kasus-kasus yang tampaknya mustahil. Sama seperti Holmes, Akechi memanfaatkan sekelompok anak muda untuk mengumpulkan informasi. Versi Irregular Baker Street miliknya dikenal sebagai "Boys Detective Club". Akechi merokok rokok Mesir ketika dia memikirkan sebuah kasus. Cerita Akechi sebagian besar didasarkan pada kota asal sang detektif, Tokyo, meskipun ada juga yang memindahkan aksinya ke pedesaan Jepang. Cerita-ceritanya sering kali menampilkan nuansa supernatural dan erotis, meskipun tidak sebanyak fiksi Ranpo lainnya.
Kali ini Yamada Takatoshi sang komikus Dr Koto mencoba untuk mengadaptasikannya ke dalam 3 buah jilid komik berjudul Boys Detective.




